RAKORNAS FKSPN Menghasilkan Point Penting Dalam organisasi

Bandung (kspncenter.com), Rapat Koordinasi Nasional Dewan Pengurus Nasional Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (RAKORNAS DPN FKSPN) yang dilaksanakan di RM. Sukahati, Cipancing, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat pada tanggal 23 November 2023 dihadiri oleh delegasi dari Dewan Pengurus Nasional (DPN), Dewan Pengurus Wilayah (DPW), Dewan Pengurus Daerah (DPD) FKSPN se Indonesia.

Dalam Rakornas tersebut telah membahas beberapa isu strategis tentang ketenagakerjaan, keorganisasian serta sikap politik organisasi menjelang pemilu 2024, dan telah menghasilkan beberapa putusan organisasi. Pertama, FKSPN telah mengkaji dan mencermati tentang isu pengupahan, bahwa setelah diterbitkannya PP 51 tahun 2023 tentang Perubahan atas PP 36 tahun 2021 tentang Pengupahan, yang ternyata berdampak pada menurunnya nilai kenaikan upah minimum bagi pekerja/buruh di Indonesia, maka FKSPN bersikap untuk menolak PP 51 tahun 2023, dan menginstruksikan disetiap daerah agar melakukan perjuangan Upah dengan tidak menggunakan formulasi PP 51 tahun 2023 dan memperjuangkan upah minimum tahun 2024 dengan menggunakan Hasil Survey Kebutuhan Hidup Layak (KHL) ditambah nilai Inflasi dan Pertumbuhan Ekonomi.

Kedua, terkait sikap politik organisasi menjelang Pemilu 2024, maka DPN FKSPN menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

  • Menghimbau kepada setiap Pengurus dan Anggota FKSPN agar bersikap dewasa dan tenang dalam menghadapi tahun politik pada Pemilu 2024, dan tetap menjaga suasana yang kondusif serta mengutamakan persatuan dan kebersamaan dalam organisasi FKSPN.
  • Bahwa FKSPN adalah organisasi independen dan tidak berafiliasi atau menjadi bagian dari partai politik apapun, namun FKSPN memberikan kebebasan kepada setiap Pengurus maupun anggotanya yang menggunakan hak politiknya menjadi pengurus partai ataupun menjadi caleg dari partai manapun.
  • Bahwa FKSPN mendukung setiap Kader FKSPN yang menjadi caleg dari partai politik manapun, dan menginstruksikan kepada setiap DPW, DPD, dan PUK KSPN yang berada di Daerah Pemilihan untuk memenangkan kader KSPN menjadi Anggota DPR/DPRD di Dapil tersebut.
  • Bahwa sikap politik organisasi terkait Capres Cawapres ditentukan oleh Dewan Pengurus Pusat Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (DPP KSPN) yang akan mendukung Capres Cawapres Prabowo-Gibran, namun DPP KSPN akan memastikan posisi strategis KSPN dalam pendukungan tersebut agar memiliki posisi tawar yang dapat diperhitungkan oleh Capres – Cawapres dimaksud.
  • Bahwa dalam sikap politik yang diputuskan oleh DPP KSPN, maka Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) sebagai anggota afiliasi Konfederasi KSPN tetap menghormati atas putusan DPP KSPN yang mendukung Capres Cawapres Prabowo – Gibran, namun demikian FKSPN menghimbau kepada pengurus dan anggota agar tetap menjaga persatuan dan saling menghormati atas perbedaan pilihan Capres Cawapres pada pemilu 2024.

Ketua umum FKSPN, Ristadi mengatakan,” Dalam Rakornas ini FKSPN telah mempelajari point – point dalam PP 51 tahun 2023, dan ternyata berdampak pada turunnya nilai kenaikan upah, untuk itu FKSPN menolak PP 51 dan kami instruksikan kepada DPW SE Indonesia untuk memperjuangkan upah di daerahnya masing-masing dengan tidak menggunakan formulasi PP 51 tahun 2023 tersebut,” jelas Ristadi.

“Terkait sikap politik yang diputuskan oleh organisasi, kami menghimbau kepada pengurus dan anggota FKSPN yang berbeda pilihan politiknya agar tetap menjaga persatuan dan mengutamakan untuk saling menghormati atas perbedaan pilihan politik menjelang pemilu 2024,” pungkas Ristadi.

Sekretaris Jenderal FKSPN, Heru Budi Utoyo menuturkan, “Meskipun FKSPN sebagai organisasi yang independen dan tidak berafiliasi dengan partai politik manapun, namun bukan berarti tidak memiliki sikap politik, maka sikap politik FKSPN dibutuhkan sebagai sarana perjuangan kesejahteraan untuk pekerja/buruh Indonesia,” tutur Heru.

“Termasuk diantaranya terdapat kader kader FKSPN dibeberapa wilayah telah memilih untuk ikhtiar perjuangannya dengan menjadi pengurus dan caleg melalui partai politik, maka FKSPN mendukung ikhtiar tersebut dan membantu memenangkan kader FKSPN sebagai aset perjuangan organisasi melalui kelembagaan legislatif, “jelas Heru.